pada suatu hari di sekolah alam bogor
Menyenangkan dan membebaskan, itu kesan saya saat untuk kedua kalinya berkunjung ke Sekolah Alam Bogor, tempat Obik bersekolah. Lho, kesan saat pertama kali? Gelap, karena saya datangnya malam hari. Maka kunjungan beberapa bulan lalu ini cukup menebus rasa penasaran saya tentang sekolah yang ingin mendekatkan anak "modern" dengan alam ini.

Mungkin karena karena temanya dekat dengan alam, maka bangunan kelas yang didirikan pun dari kayu, bukan dari tembok. Beberapa kelas malah tidak ada dindingnya, atau hanya separuh. Kelas terbuka, apa tidak takut masuk angin di Kota Hujan Bogor? Aha, itu rahasia alam
Meskipun demikian, jendela bangunan di lantai dua tetap dipasangi kaca, seperti bangunan kantor di bawah ini.

Saya tidak sempat melihat ke semua ruang kelas. Yang satu ini cukup mengesankan. Kelas Pinguin. Tidak ada meja atau bangku, karena mungkin memang tidak perlu. Dinding tidak ada, tapi foto Presiden dan Wapres tergantung juga 


Dan..taman bermain. Kebanyakan anak kecil memang suka melakukan hal-hal berbahaya. Semakin dilarang, malah semakin menantang. Makanya, sekalian saja disuruh main panjat-panjatan. Hehe, itulah teori ngawur saya.. Waktu saya ke sana, beberapa anak sedang asyik main dengan diawasi para orang tua.

Lho, kok orang tua berdatangan? Iya, karena hari itu adalah hari wisuda bocah-bocah TK. Upacaranya mirip wisuda sarjana, hanya saja jauh lebih sederhana. Buat lucu-lucuan, boleh juga. Hitung-hitung melatih keberanian anak buat tampil di depan orang banyak 


PS : Acara bulan Juni, posting bulan September. Moga-moga belum basi, ya.. 







