<body><center><script language='JavaScript' type='text/javascript' src='http://ads.blogdrive.com/adx.js'></script> <script language='JavaScript' type='text/javascript'> <!-- if (!document.phpAds_used) document.phpAds_used = ','; phpAds_random = new String (Math.random()); phpAds_random = phpAds_random.substring(2,11); document.write ("<" + "script language='JavaScript' type='text/javascript' src='"); document.write ("http://ads.blogdrive.com/adjs.php?n=" + phpAds_random); document.write ("&amp;what=zone:3"); document.write ("&amp;exclude=" + document.phpAds_used); if (document.referrer) document.write ("&amp;referer=" + escape(document.referrer)); document.write ("'><" + "/script>"); //--> </script><noscript><a href='http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a6b05a3e' target='_blank'><img src='http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:3&amp;n=a6b05a3e' border='0' alt=''></a></noscript></center>

Jul 23, 2007

uneg-uneg si mpokb >>>>

yang tiba-tiba baik hati



Namanya juga zaman modern. Segalanya (harus) serba cepat, (harus) serba instan. Bagi sebagian orang, tidak perlu jadi orang rajin dan pintar untuk meraih gelar S1, S2 bahkan S3. Tidak perlu berusaha keras untuk punya uang banyak, asal kreatif, tahu celah dan taktiknya. Dan yang terakhir, tidak perlu jadi orang kaya untuk punya barang mewah di luar kebutuhan primer. Caranya? Mencicil!

Sekarang, semakin banyak bank yang tiba-tiba jadi baik hati, menawarkan pinjaman uang atau kredit tanpa persyaratan. Eh, baik hati? Bukan hadiah atau sumbangan, kok. Itu jelas-jelas membungakan pinjaman. Pantas saja prosesnya cepat, yang satu ini cuma 7 hari. Kalau pinjam dari teman, kerabat atau tetangga, bisa jadi harus menunggu lama. Belum lagi kalau dikasih petatah-petitih segala, atau jadi omongan orang.

Kata orang-orang yang paham soal ekonomi, uang yang ngendon lama di bank itu nggak sehat. Uang harus diputar. Tahu, kan, istilah "perputaran roda ekonomi"? Maksudnya, kalau di satu sisi ada produksi, di sisi lain harus ada konsumsi. Kalau produksi jalan terus, tapi konsumsi nggak jalan, roda ekonomi bakal mandek. Lama-kelamaan, produsen juga bakal rugi dan bangkrut. Bagaimana caranya supaya konsumen punya kekuatan untuk mengonsumsi? Dengan memberinya modal untuk melakukan kegiatan perekonomian yang produktif sehingga daya belinya naik? Ah, terlalu lama. Ingat, di zaman modern ini, kecepatan adalah kuncinya. Maka, kredit konsumtif menjadi jawabannya. Semakin konsumen bersifat konsumtif, semakin produsen terdorong untuk menjadi produktif. Dan, semakin cepat pula roda ekonomi berputar. Kalau masalah dampak sih, gimana nanti sajalah..


Posted by toibah miskad @ 02/15/2008 02:16 AM PST
saya kerja di arab dan gajih saya abis di pakai saudara saya,saya pengen beli rumah.karena saya belum punya rumah,anak saya 2 sekarang anak saya acak2an,saya tidak punya suami.kalau ada yg minjami uang untuk beli rumah saya mau walaupun berbunga.tank's po.......
Posted by Anton @ 08/27/2007 12:45 PM PDT
utang lagi... cape dech...
kaya kagak, mati kecekik iya..
tapi klo ga pake bunga boleh juga tuch.. he he
Posted by bangsari @ 08/24/2007 03:33 PM PDT
utang kok dijadikan panglima. hehehe
Posted by diditjogja @ 08/02/2007 09:11 PM PDT
membeli kamera digital idaman anda! Lhaaa!! Itu!!!

jadi kalo minjem 8jeti bunganya 791rebu setaon gitu mpok?

hmm......*sokmikirpadahalgakdaduit*
Posted by kw @ 08/02/2007 12:57 PM PDT
udah kapok. gak mau utang lagi. (kalau gak terpaksa)
Posted by lantip @ 08/02/2007 10:56 AM PDT
mpok, saya mau pinjam uang. nggak usah banyak-banyak, cukup 5 milyar saja. terimakasih.
Posted by Rudy @ 08/01/2007 11:20 PM PDT
Ehmm mau alih profesi jadi tukang kredit nih mpok??
Posted by yanti @ 08/01/2007 09:58 AM PDT
iya mbak.. kadang mereka itu sampe nelpon2 nyuruh kita ngutang. lha? ngerayu2nya itu lho, seakan2 mereka yang minta pinjaman duit dari kita. padahal kan sbaliknya. dunia emang sudah terbalik :D
Posted by regsa @ 07/31/2007 11:07 PM PDT
dalam istilah jawa dikatakan tulung mentung . Dan yang ditolong ngak merasa kalo dipentung...
Posted by maya @ 07/31/2007 10:04 AM PDT
seorang teman pernah mengatakan pada saya, ada tiga pilihan untuk menyikapi hidup: Hutang, menabung atau diam saja...
saya jelas tidak akan pernah mau hutang... (hutang budi mungkin ya?)
untuk menabung, penghasilan pas-pasan..
ya akhirnya pilihan terakhir itu yang tinggal pada saya, dan teman saya mengatakan saya bukan tipe pengambil resiko,
jadi bagus ndak sih utang itu?
Posted by wku @ 07/30/2007 05:36 PM PDT
ada gak ya pinjaman tanpa bunga, tanpa jangka waktu? kapan kupunya rumah kalo dunia masih gini?
Posted by escoret @ 07/30/2007 03:02 PM PDT
Pinjam.>????
duit..????
bayar kost aja byar pet..hehheheh
Posted by iman brotoseno @ 07/30/2007 11:19 AM PDT
kenapa promosinya, hanya mengiming iming bisa pinjam sampai 300 % dari gaji ? kenapa nggak ada yang juga menulis bunganya 100 % per bulan..he he
Posted by venus @ 07/26/2007 03:25 PM PDT
bunganya gila...wadauw....
Posted by mpokb @ 07/26/2007 10:11 AM PDT
to bri : uang yg tersimpan di bank nggak tersalurkan ke sektor riil, sementara transaksi jalan terus.. uang makin mahal :(

to mbilung : hehe, usul yg menghasut.. :P

to siwoer : kalo kebutuhan primer lain lah sifatnya.. lgpula, denger2 tunjangan baru dinaikin neh sama bu sri :P

to luthfi : tapi ini bank resmi lho. aye juga bingung..
Posted by Luthfi @ 07/26/2007 09:46 AM PDT
bukannya dia pake bunga tinggi?
mirip2 kek rentenir
cmiiw miaw miawww
Posted by tito @ 07/26/2007 02:50 AM PDT
itu namanya mbulet ya mpok, ..liat sini deh..http://www.deviantart.com/deviation/60541366/
Posted by siwoer @ 07/25/2007 07:15 PM PDT
jangan gitu dong pok, hidup gw udah tak gadaiin di bank nih selama 10 tahun, skr baru 2 tahun jalan. masih ada 8 tahun lagi...hiks!

duh gusti, arep angop wae kok keselak utang :P
Posted by ario dipoyono @ 07/25/2007 02:49 PM PDT
nah lo... bunganya kok gede banget yah
Posted by Mbilung @ 07/25/2007 10:40 AM PDT
Beli motor dengan kredit, lantas onderdil dipreteli dan diganti dengan yang bodong, onderdil asli dijual. Pinjaman ndak usah dibayar, kembalikan saja motornya ke penjual.
Posted by danu @ 07/24/2007 09:41 PM PDT
kta emang tanpa agunan tapi bunga tumbuh terusss... utang aja dulu, urusan belakangan, waduh, kta ampir gak ada bedanya sama kartu kredit yak mpok...
Posted by Anang @ 07/24/2007 09:18 PM PDT
pusing juga mikirin utang
Posted by Bri @ 07/24/2007 07:49 PM PDT
gue malah pernah berpikir bahwa ada persengkongkolan besar2an di seluruh dunia untuk mengajak semua orang agar menyelesaikan semua masalah dgn berhutang :) Makanya dikasi gaji kecil, toh perusahaan ngasi ijin kok buat utang. mau beli rumah, mobil, uang sekolah anak, semua nya utang. begitu pensiun, gak punya apa2 lagi. cuman buat bayar utang doang.
Posted by evi @ 07/24/2007 09:29 AM PDT
aduh...utang lagi...utang lagi...
pusiiingggg....

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments








Blogdrive