ada badak-badak lagi!
Hari Minggu, 3 Juni 2007, adalah ulang tahun Bogor
yang ke-525. Tapi, berhubung satu dan lain hal saya tidak bergabung
dengan warga kota lainnya yang memenuhi pusat-pusat kegiatan di
beberapa titik. Dari dalam rumah saja sudah terdengar raungan ratusan
kendaraan bermotor dan cerewetnya klakson di jalan raya di depan
kompleks perumahan saya. Libur panjang tiga hari, ditambah banyaknya
kegiatan, tentu saja berarti kemacetan. Bahkan untuk kota sekecil Bogor (iya, kecil, yang besar itu kabupaten, bukan kotamadya-nya).

Terdorong
rasa penasaran dengan stand pameran badak di Pameran Lingkungan Hidup,
maka berangkatlah saya dan ibunda ke sana. Setiba di lokasi, pengunjung
langsung disambut rangkaian poster berisi informasi seputar badak dan
penangkarannya. Dibuka juga pendaftaran bagi mereka yang ingin menjadi
anggota Forum Badak Indonesia.

Di
lokasi pameran, kami bertemu keluarga blogger yang kondang itu. Salah
satunya ikut kena jepret kamera saya. Hayo, putra dari keluarga manakah
dia? Kalau Anda bisa menjawab, silakan minta hadiah pada orang tuanya
saja
.
Ternyata, sang ayah jadi salah satu pembicara di acara pameran itu.
Tentang apa? Anda pasti tahu, yang jelas bukan tentang badak
.

Suasana pendaftaran anggota baru FBI

Badak jawanya kok bisa senyum yak?
Salut
sekali melihat semangat badak para anggota FBI ini. Menyuarakan
pentingnya konservasi badak dari pameran ke pameran, dari sekolah ke
sekolah. Sosialisasi memang sebaiknya dilakukan sejak dini, sebab di
tangan mereka yang kini masih berseragam dan bau kencur itulah kelak
nasib badak digantungkan. Kecintaan dan ketertarikan memang tidak hanya
dengan kaos, stiker atau boneka badak, tapi juga melalui pemahaman akan
pentingnya konservasi. Ada yang berminat dengan kegiatan sosialisasi
ini untuk anak, murid atau keponakan? Silakan kontak FBI, tapi jangan
FBI nyang ono..

Kepala badak gabus






