<body></noscript><center><script language='JavaScript' type='text/javascript' src='http://ads.blogdrive.com/adx.js'></script> <script language='JavaScript' type='text/javascript'> <!-- if (!document.phpAds_used) document.phpAds_used = ','; phpAds_random = new String (Math.random()); phpAds_random = phpAds_random.substring(2,11); document.write ("<" + "script language='JavaScript' type='text/javascript' src='"); document.write ("http://ads.blogdrive.com/adjs.php?n=" + phpAds_random); document.write ("&amp;what=zone:5"); document.write ("&amp;exclude=" + document.phpAds_used); if (document.referrer) document.write ("&amp;referer=" + escape(document.referrer)); document.write ("'><" + "/script>"); //--> </script><noscript><a href='http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a42e1b2b' target='_blank' rel=nofollow><img src='http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:5&amp;n=a42e1b2b' border='0' alt=''></a></noscript> <br><script type="text/javascript"><!-- google_ad_client = "pub-2589431880394796"; google_alternate_ad_url = "http://ads.blogdrive.com/static/blank.html"; google_ad_width = 728; google_ad_height = 15; google_ad_format = "728x15_0ads_al"; google_ad_channel ="6215721543"; google_color_border = "FFFFFF"; google_color_bg = "FFFFFF"; google_color_link = "000000"; google_color_url = "000000"; google_color_text = "000000"; //--></script> <script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"> </script> <noscript><a href="http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a6b05a3e" target="_blank"><img src="http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:3&amp;n=a6b05a3e" border="0" alt=""></a></noscript></center>

Jan 11, 2007

uneg-uneg si mpokb >>>>

(sok) pentingnya ngeblog dan belajar bicara lagi

Lama tidak posting, bukan berarti saya tidak punya uneg-uneg. Uneg-uneg saya ada segudang, cuma sulit untuk menguraikannya, mungkin karena saling menjerat seperti benang ruwet. Memangnya penting ya, ngeblog itu? Berhubung fungsi ngeblog buat saya adalah sekaligus mengungkapkan hal-hal yang tidak selalu bisa dikatakan, jadi saya jadikan penting saja.

Beberapa bulan lalu, saya mendengar sedikit obrolan di bus malam-malam sepulang kerja. Iya, itulah salah satu sebab saya belum memilih jadi penglaju dengan car pool. Naik angkutan umum massal membuat saya selalu bisa melihat orang-orang baru, atau menguping pembicaraan yang penting, kayaknya penting, sok penting, bahkan nggak penting tapi dipenting-pentingkan. Penumpang lain tidak punya pilihan untuk tidak menguping kalau obrolan dilakukan secara bersemangat. Atau mendengar ring tone unik seperti "Sungguh teganya teganya teganyaaaaa, ada telepon kok nggak diangkaaaat!" dari ponsel seorang kakek. Alasan lain lagi adalah, dengan tidak ikut car pool, saya jadi punya keharusan untuk sedikit berjalan kaki sambil menghirup udara Jakarta yang membusuk dan mengimbangi kesadaran saya supaya tidak mengira bahwa Jakarta selalu sewangi mal-mal yang kadang saya datangi. Kembali ke percakapan yang saya kupingi tadi. Entah dua atau tiga orang, tapi sepertinya semua orang itu punya akun friendster. Salah seorang lalu bertanya, "Lu nggak ikutan bikin blog?" Temannya menjawab, "Oh, yang nulis-nulis itu? Ih, nggak lah. Ngapain. Narsis banget." Jawaban yang menurut saya bisa salah dan bisa benar, meskipun si penjawab sendiri belum tentu pernah mengunjungi blog dan melakukan riset tentang blog. Tapi, ya sudahlah, itu cuma salah satu opini.

Menurut saya, tanpa bikin blog, seseorang pun bisa (dianggap) narsistis. Dengan blog, kita jadi tahu isi kepala seseorang atau sedikit keunikannya melalui gayanya berbahasa. Lewat blogging, saya menemukan banyak sekali tulisan mengasyikkan yang tidak akan ditemukan di media lain -padahal menurut saya tulisan itu bagus dan menyegarkan- hanya karena tidak memenuhi selera si editor media tersebut. Bahkan, bisa dibilang saya sering menemukan tulisan di blog yang jauh lebih bagus daripada tulisan orang ternama di media lain. Dan, saya tidak harus membayar untuk membacanya. Saya senang, karena "barang gratisan dijamin jelek" tidak berlaku di dunia blog. Makanya, kadang saya merasa prihatin kalau ada blog yang tiba-tiba mati atau bahkan menghilang, padahal tulisannya bernas dan unik.

Tentu saja, mengingat hampir tidak ada persensoran di dunia blog, tulisan apa pun bisa muncul di sana. Hal ini mengingatkan saya pada ucapan bijak seorang penyanyi hip hop bernama Rochester aka Juice (belajar bisa dari mana saja, kan?). Katanya, hip hop adalah ekspresi diri. Mungkin berisi hal-hal yang tidak ingin dikatakan orang lain. Tapi, dalam kebebasan berekspresi itu harus ada tanggung jawab. "Aku tahu, jika aku mengatakan sesuatu, pasti akan ada akibatnya. Benarkah aku ingin mengatakan hal itu?" ujarnya. Ingatan saya pun kembali terbawa kepada sekian peristiwa yang menghiasi negeri ini. Kehebohan yang dipicu oleh satu kalimat, atau pengungkapan satu peristiwa. Berita-berita yang dirilis sesegera mungkin tanpa pengecekan keabsahan, sekadar untuk diralat keesokan harinya. Sungguh membingungkan.

Sejak masyarakat Indonesia punya kebebasan berekspresi pasca-keruntuhan Orba (atau hanya mengendap?), semua berhak bicara. Munculnya hal-hal yang dianggap nyeleneh, atau "tidak ingin dikatakan orang lain", meminjam istilah Rochester, seperti tidak bisa dibendung lagi. Kebablasan. Seperti anak-anak yang diizinkan berlari-lari sesuka hati setelah sekian lama dikurung di kamar. Berlari boleh saja, tapi ketika seorang anak jatuh atau terluka, maka dia sendirilah yang akan merasakan sakitnya. Konsekuensi yang tidak semua orang siap menerimanya inilah yang ingin ditekankan oleh Rochester. Jangan sampai yang terjadi belakangan adalah saling tuding dan melemparkan kesalahan. Bahkan untuk bicara, kita pun masih harus banyak belajar.

PS :
1. Sampai sekarang saya belum bisa menikmati hip hop
2. Semoga foto saya nggak dianggap narsistis atau kebablasan, karena saya sudah lupa cara main gitar



joni
January 23, 2007   04:47 AM PST
 
hihihi... kenapa mpok takut dibilang narsis ya, gak berani majang poto diri.. :p
malah poto kaki yang dipajang..
idem sama pak siwoer... :)

ya memang ngeblog itu sebuah pilihan, tergantung niat masing2 pribadi...
dengan ngeblog bisa banyak dapet temen, bisa dapat informasi gratis, bisa mengenal watak dan karakter orang2 yang unik, dan juga wadah untuk bernarsis ria... hahaha.
ndoro kakung
January 18, 2007   01:29 PM PST
 
mpok, kakinya ukuran 38 ya?
Indah
January 17, 2007   06:54 PM PST
 
Mpoookk.. itu bunyi ringtone-nya lucu dhee, hihihi.. sungguh teganya.. teganyaa.. jadi kaya lagi dangdutan :p Ooo.. baru tau kalo ngeblog ada hubungannya ma narsis, hahaha.. Setuju, Mpok soal kebablasan :D
ogut
January 17, 2007   06:14 PM PST
 
hummm ... kaki yg bagus; jempolnya apik. boleh saya minta buat dijadiin gantungan kunci? heuheuheu :p

ogut punya blog ngga bagus, jarang apdet pula, tapi tetep ajah ngeblog .. panggilan alam gitu lo.

blog buat ogut itu sama seperti makan (dan kalo gue jarang update blog, karna ogut sendiri jarang makan, mpok heheh .. namanya mental gembel :p )

btw, kapan kita satu bus atawa tabrakan muka di UKI, heh?! :))
lantip
January 17, 2007   02:09 PM PST
 
mpok, tulisan ini menarik, tetapi foto itu jadi menyedot perhatian saya sepenuhnya. ketahuilah mpok, status seorang perempuan bisa dilihat dari jempolnya. status maksudnya..rr.. tau dong.. hihihi

*gak ding*
mita
January 17, 2007   01:11 PM PST
 
hehe... narsis?? gpp lah, daripada minder, walopun merupakan salah satu tanda2 kegagalan fase oral... hehe apa kabar mpok?? lama tak bersua..
Luthfi
January 16, 2007   07:29 PM PST
 
:-)
siwoer
January 16, 2007   12:10 PM PST
 
somse.... mentang2 abes pedicure + manicure, terus ngecengin kuku jempolnya yang mulus ituh :P
Ridha
January 16, 2007   11:01 AM PST
 
Jempol tuh? jempol na sape mpok :D, btw gw pindahan lagi mpok? domain yang lama dah ga gw pake :D
nila
January 15, 2007   07:18 PM PST
 
hmmmm.....narcis ya mpok?
boleh jadi.....

tapi lebih narcis friendster kali yee....
krn bener2 cuman majang penampilan doang alias foto2 heuheuheu (kecuali yg punya blog di FS)

bener bgt...isi blog mencerminkan 'isi' kita.....

mau narcis ke'....mau....ga narcis ke'
teuteuuuuupppp...nge blog dong
situ okeh?
bebek
January 15, 2007   06:37 PM PST
 
kesan pertama begitu menggoda....
selanjutnya... kok bau terasi sih mpok kakinya itu.. **kabooooor**
Qky
January 15, 2007   12:18 PM PST
 
reorientasi ngeblog, nih, ceritanya...
btw, bagi ane yg awam, niat ngeblog tiap-tiap blogger, ya... beda-beda, tapi tetap satu jua, yaitu interaksi baik lewat komen dan shoutbox....dan karena adanya interaksi itu, mulailah blog-blog pun berubah fungsi, minimal perubahan niat dari niat awal ngeblog... ada yg makin tajam analisisnya, bernas, ada yg makin lucu, tapi banyak juga yang makin nggak jelas, garing, basi bahkan norak... ibarat pergi ke taman jajan, nggak semua orang doyan bakmi, dan juga bukan berarti tukang kerak telor jadi nggak laku...

*hehehe, weleh... ini komen apa postingan, sih ?!? JITAK*
sibequni
January 14, 2007   11:10 AM PST
 
walah.... ngeblog = narsis!! bodo ah... wong aku mau belajar nulis ko.. pernah baca ga kalo mau belajar nulis awali-lah dengan menuliskan semua yang ada di hati. Nah... liwat blog aku belajar..............
laks
January 13, 2007   04:53 PM PST
 
biar narsis sing penting uneg2 tersalur...tul gitu kan mpok? ayo di update mumpung lagi byk ide... :D lah aku sing lagi males iki
MaIDeN
January 13, 2007   08:29 AM PST
 
INi dimaksutnya soal case herman saksono iku kah ?
danu
January 12, 2007   07:02 PM PST
 
wah, saya kudu belajar lagi nih...
Mantan Narsis
January 12, 2007   06:21 PM PST
 
Tetapi Mpok, saya setengahnya setuju, ada hubungan antara kecenderungan narsis dan blog....
onanymouse
January 12, 2007   05:33 PM PST
 
GO Blog!
penting ra penting...sing penting nge-blog xixixixi.....
septian
January 12, 2007   03:36 PM PST
 
it is glad to see you writing anymore. i didn;t know why I followed you flow till I finished to read ur last post. there was a special magic in ur writing, I think.
Well, let you know that I used to think that blogging was such a rubbish. But, now, I am addicted into it. Blogging has helped me to understand the meaning of this life and I can learn from another person, including you. I really agree with you.


cordially,

septian
septian
January 12, 2007   03:36 PM PST
 
it is glad to see you writing anymore. i didn;t know why I followed you flow till I finished to read ur last post. there was a special magic in ur writing, I think.
Well, let you know that I used to think that blogging was such a rubbish. But, now, I am addicted into it. Blogging has helped me to understand the meaning of this life and I can learn from another person, including you. I really agree with you.


cordially,

septian
bebek
January 12, 2007   02:18 PM PST
 
itu gambar apa mpok? gitar merek sikil ya? :p
pitik
January 12, 2007   01:28 PM PST
 
lho jarinya kok enam??huehehe
tito
January 12, 2007   12:03 PM PST
 
uneg-uneg segudang tapi sulit menguraikannya ya mpok. Ternyata sulit juga bikin gaya bahasa seenak ini ya :p
Paman Tyo
January 12, 2007   10:29 AM PST
 
Lho waktu itu mpok kok nggak nyapa saya padahal kita satu bus? Ring tone itu punya HP saya lho!
dirac
January 12, 2007   09:35 AM PST
 
berarti blognya Mpok akan rajin diapdet. Betul kan, Mpok? :)
Mbilung
January 12, 2007   01:31 AM PST
 
belajar jadi orang bebas itu sulit ya mpok?
Hedi
January 12, 2007   01:10 AM PST
 
Sekali lagi, hidup ini penuh pilihan, kalau sudah memilih ya harus tanggung sendiri konsekuensinya :D

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments








Blogdrive